Pengertian Paragraf dan Jenis Paragraf

Materi tentang paragraf sering sekali kita temukan ketika mempelajari pelajaran bahasan Indonesia baik itu di tingkat SMP maupun SMA. Untuk membantu kamu dalam memahami pelajaran tentang paragraf, maka kali ini Ilmu Pedial Akan Membahas mengenai Pengertian Paragraf, Ciri-Ciri Paragraf, Fungsi Paragraf maupun Jenis Paragraf.

Pengertian Paragraf dan Jenis Paragraf

Pengertian Paragraf, secara umum paragraf diartikan sebagai karang yang terdiri atas beberapa kalimat dengan dilengkapi pikiran utama sebagai pengendaliannya dan pikiran penjelas yang berupa pendukung. Maksud dari pikiran utama adalah kalimat utama yang mana kalimat tersebut berisi masalah maupun kesimpulan dari sebuah paragraf. Sedangkan pikiran penjelas merupakan kalimat yang berisi penjelasan tentang masalah pada kalimat utama, biasanya pikiran penjelas disebut dengan kalimat penjelas.

Ciri-Ciri Paragraf

  • Pada bagian awal kalimat akan bertakuk/letaknya agak dalaman, ke dalam lima ketukan spasi untuk jenis karangan biasa. 
  • Dalam paragraf terdapat pikiran utama yang dinyatakan dalam kalimat topik 
  • Kalimat topik dan selebihnya merupakan kalimat pengembang yang berfungsi sebagai penjelas, untuk menguraikan ataupun menerangkan pikiran utama yang ada dalam kalimat topik.
  • Paragraf menggunakan pikiran penjelas yang dinyatakan dalam kalimat penjelas.  

Fungsi Paragraf 

  • Mengekspresikan suatu gagasan kedalam bentuk tulisan sehingga memberikan suatu bentuk perasaan dan pikiran dengan menggunakan serangkaian kalimat yang disusun secara logis menjadi satu kesatuan
  • Memberi tanda bagi peralihan gagasan baru pada karangan yang terdiri banyak paragraf, ganti paragraf berarti mengganti pikiran. 
  • Bagi penulis akan memudahkan dalam pengorganisasian gagasan sedangkan untuk pembaca akan mudah memahami karangan jika ada paragraf.
  • Memudahkan dalam mengembangkan topik karangan pada satuan unit pikiran yang lebih kecil lagi.
  • Memberi kemudahan dalam pengendalian variabel, terutama untuk karangan yang terdiri atas beberapa variabel. 

Jenis-Jenis Paragraf

Paragraf terdiri atas beberapa jenis yang dikategorikan berdasarkan letak kalimat pokok dan berdasarkan isinya. Berikut jenis-jenis paragraf tersebut

1. Jenis-Jenis Paragraf dan Contohnya Berdasarkan Letak Kalimat Pokok Paragraf 

1. Paragraf Deduktif 
Merupakan paragraf yang ide pokonya terletak diawal paragraf. Contohnya Bencana banjir sangat bebahaya bagi kesehatan masyarakat. Karena biasanya, banjir akan membawa banyak bakteri pada air yang tergenang, diantaranya penyakit yang bisa timbul karena banjir adalah gatal-gatal, alergi, diare dan lainnya. Untuk lebih jelasnya kamu bisa membaca Pengertian dan Contoh Paragraf Deduktif

2. Paragraf Induktif
Merupakan paragraf yang ide pokonya terdapat pada akhir paragraf. Contohnya : Saat banjir terjadi banyak sekali penyakit yang akan ditimbulkan olehnya, diantaranya sakit diare, gatal-gatal, alergi dan lain-lain. Oleh karena itu maka banjir sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

3. Paragraf Campuran 
Merupakan paragraf yang ide pokoknya terletak diawal paragraf kemudia ditegaskan lagi diakhir paragraf. Contoh: Bencana banjir sangat bebahaya bagi kesehatan masyarakat. Karena biasanya, banjir akan membawa banyak bakteri pada air yang tergenang, diantaranya penyakit yang bisa timbul karena banjir adalah gatal-gatal, alergi, diare dan lainnya. Sekali lagi banjir sangat berbahaya bagi masyarakat.

4. Paragraf Narasi 
Merupakan paragraf yang tidak mempunyai kalimat ide pokok. Maksudnya semua kalimat dalam paragraf ini dianggap penting, karena tidak ada kalimat penjelasnya dan kedudukan antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya sama. Untuk lebih jelasnya anda bisa baca mengenai Pengertian Paragraf Narasi dan Contohnya

2. Jenis- jenis paragraf berdasarkan isinya, dibedakan menjadi beberapa bagian:

1. Paragraf Eksposisi 
Merupakan paragraf yang isinya berupa pemaparan mengenai suatu masalah atau peristiwa. Seperti yang kita ketahui pada tahu 2010 silam, propinsi daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami musibah bencana alam berupa letusan Gunung Merapi yang mengakibatkan kerugian baik jiwa maupun harta benda.

2. Paragraf Deskripsi
Merupakan paragraf yangberisi gambara suatu peristiwa dan keadaan dengan menggunakan kata-kata sehingga para pembaca seolah-olah dapat merasakan, mendengar, melihat dan mengalami langsung peristiwa ataupun keadaan tersebut.  Contoh: Pada saat Gunung Merapi hendak mengeluarkan letusannya, banyak sekali burung-burung berterbangan dan bahkan saat peristiwa letusan terjadi, bumi terasa bergetar, ledakan terdengar sangat kuat, abu hasil letusan pun meyelimuti daerah sekitarnya.

3. Paragraf Argumentasi 
Merupakan paragraf yang isinya untuk meyakinkan pembaca sehingga pembaca dapat menerima gagasan penulis. Contoh: Melakukan prakter menjadi faktor utama dalam menguasai ilmu pengetahuan. Seorang dokter akan selalu membaca buku medis, namun dengan membaca saja tanpa adanya praktek maka ilmu tersebut akan sia-sia.

4. Paragraf Persuasi 
Merupakan paragraf yang berupa bujukan  sehingga mempengaruhi pembaca agar mengikuti pendapat dan gagasan sipenulis. Jenis paragraf ini hampir sama dengan paragraf argumentasi karena pada awal paragraf penulis menuliskan pendapatnya terlebih dahulu kemudian disusul dengan pernyataan yang menjadi alasan. Perbedaannya pada paragraf argumentasi alasan yang disampaikan berupa fakta, sedangkan untuk paragraf persuasi alasan masih berupa ajakan, himbauan atau harapan penulis. Contoh: Membaca merupakan faktor utama dalam menguasai ilmu pengetahuan. Karena orang yang tidak mau membaca pastinya tidak akan memiliki pengetahuan yang luas. Pengetahuan biasanya banyak bersumber dari buku. Anak yang pintar biasnya akan menjadi kutu buku. Baginya tiada hari tanpa membaca. Orang yang kurang membaca pastinya pengetahuannya terbatas. Oleh karena itu biasakanlah untuk membaca buku-buku ilmu pengetahuan, jika ingin lebih berilmu lagi.

5. Paragraf Narasi 
Merupakan paragraf yang berisi masalah atau peristiwa sehingga membuat pembaca menjadi terhibur dan terharu terhadap peristiwan dan masalah yang terjadi. Contoh: Kemarin kami telah melakukan liburan ke bali. Kami membawa rombongan dengan lima mobil pribadi. Kendaraan kami berjalan beriringan dengan cepat. Perjalanan sangat menyenangkan dan semua orang sangat gembira. Dalam perjalanan kami merasa sangat bahagia melihat pemandangan yang dilewati di balik kaca meskipun hanya didalam mobil kami tetap bisa merasakan gemerlapnya lampu-lampu yang menghiasi kota Bali.

Saya rasa cukup sampai disini saja pembahasan mengenai Pengertian Paragraf dan Jenis Paragraf, kali ini semoga saja artikel ini bisa menambahkan wawasan kita semua mengenai paragraf.